Sabtu, 28 Maret 2026

Jasa Raharja Berikan Santunan Kecelakaan Rp11,9 Miliar Selama Arus Mudik 2026

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Caption: Irjen Pol Agus Suryonugroho Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Foto Humas Kakorlantas Polri

Jasa Raharja salurkan santunan sebesar Rp11,9 miliar kepada korban meninggal di arus mudik dan balik lebaran 2026. Muhammad Awaluddin Dirut Jasa Raharja mengatakan, santunan diberikan kepada keluarga atau ahli waris korban.

“Terhadap seluruh korban yang meninggal dunia, dalam peristiwa kecelakaan, kami sudah menyalurkan santunan kepada keluarga korban maupun ahli waris, sampai dengan kemarin nilainya Rp11,9 miliar,” ujar Awaluddin di Command Center Korlantas Polri di kilometer 29 Tol Jakarta – Cikampek, Jumat (27/3/2026).

Sebanyak 228 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026. Meski angka tersebut masih tergolong tinggi, jumlah korban jiwa pada Operasi Ketupat 2026 tercatat menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kami mendata jumlah kecelakaan secara nasional peristiwanya turun 5,3 persen, dan jumlah korban meninggal dunia, atau fatalitas seperti yang juga tadi turun 30,4 persen,” pungkasnya.

Meski tren menunjukkan penurunan, kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua. Faktor kelelahan pengemudi (fatigue driving), durasi perjalanan panjang hingga 4–5 jam, serta kondisi kendaraan yang kurang prima menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Dominasi masih pada kendaraan roda dua. Penyebabnya antara lain kelelahan, perjalanan jauh, dan kondisi kendaraan,” katanya

Katanya penurunan kecelakaan dan fatalitas disebabkan rekayasa lalu lintas, yang melancarkan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Ini menunjukkan manajemen rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan cukup efektif. Seperti one way sepenggal, one way nasional, contra flow, termasuk pengaturan di jalan-jalan arteri maupun jalan nasional,” ujarnya.

Awaluddin berharap, pada arus balik gelombang kedua di 28 dan 29 Maret 2026, pemudik yang kembali ke Jakarta bisa mengutamakan keselamatan di jalan.

“Kami berharap sampai menutup arus balik ini masyarakat, untuk tetap dapat disiplin mengikuti rekayasa lalu lintas, dan menjaga kondisi fisik, termasuk juga kondisi kendaraannya. Sehingga dapat berjalan dengan aman, dengan lancar, selamat sampai tujuan dalam momen arus balik ini,” pungkasnya.(lea/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 28 Maret 2026
32o
Kurs