Donald Trump Presiden AS mengatakan Iran akan mengirimkan 20 kapal tanker minyak ke Amerika Serikat melalui Selat Hormuz mulai Senin (30/3/2026) pagi.
“Dan sekarang, hari ini, mereka memberi kami, sebagai penghormatan, saya tidak tahu, saya tidak bisa mendefinisikannya dengan tepat, tetapi mereka memberi kami, saya pikir sebagai tanda rasa hormat, 20 kapal tanker minyak. Kapal tanker minyak yang sangat besar, yang melewati Selat Hormuz, dan itu akan berlangsung mulai besok pagi,” katanya seperti dikutip dari kantor berita Anadolu, Senin (30/3/2026).
“Saya hanya ingin mengatakan bahwa kita berjalan sangat baik dalam negosiasi itu,” tambah Trump.
Trump menganggap cukup yakin bahwa AS akan membuat kesepakatan dengan Iran perihal persoalan ini, tetapi menurutnya juga ada kemungkinan anggapannya tersebut salah.
“Saya melihat adanya kesepakatan di Iran, itu bisa segera terjadi,” tambahnya.
Trump juga mengatakan AS sedang bernegosiasi dengan Iran baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ketika ditanya apakah dia masih mempertimbangkan untuk mengerahkan pasukan darat, Trump justru mengatakan AS memiliki banyak alternatif.
“Kami lebih cepat dari jadwal dengan Iran. Kami beberapa minggu lebih cepat dari jadwal dan kami memiliki sebuah kelompok, ini benar-benar rezim baru. Ini adalah kelompok orang baru, orang-orang yang belum pernah kami hadapi sebelumnya, yang bertindak sangat masuk akal,” katanya.
Sebelumnya, pada Rabu lalu Iran menolak rencana 15 poin dari AS untuk mengakhiri perang, dengan mengatakan bahwa gencatan senjata hanya akan terjadi berdasarkan syarat dan jadwal yang ditentukan pihaknya.
Ketika Trump ditanya apakah Iran telah menanggapi rencana 15 poin yang dia usulkan, dia justru yakin pihaknya akan mendapat sinyal positif.
“Mereka memberi kami sebagian besar poin, mengapa tidak?” imbuhnya.
Ia terus melanjutkan opininya mengenai sinyal positif pemberian kapal dari Iran untuknya.
“Hanya untuk membuktikan bahwa mereka serius, mereka memberi kami semua perahu ini,” tambahnya.(mar/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
