Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah para jemaah haji di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Hal itu disampaikan Gubernur Jatim saat melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Khofifah mengatakan, keberangkatan jemaah untuk menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang patut disyukuri dengan menjaga stamina dan kesehatan.
“Panjenengan adalah orang-orang terpilih. Maka, laksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesungguhan, jaga kesehatan, jaga kekhusyukan, ikuti tuntunan manasik haji yang telah dipelajari,” ungkapnya.
Gubernur Khofifah juga mengimbau seluruh jemaah haji asal Embarkasi Surabaya dapat menaati dan menghormati setiap peraturan yang berlaku.
Dirinya berharap, jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sebaik-baiknya.
Menurut Khofifah, yang terpenting dalam melaksanakan haji adalah menjaga kondisi fisik dan mental, serta menghindari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan dan kemabruran haji.
“Insya Allah kami siap memberikan layanan terbaik. Panjenengan yang tenang dan aman, Insya Allah semua dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” imbuhnya.
Sementara itu, Abdul Haris Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah memastikan pelayanan haji akan berjalan optimal dengan mengutamakan keamanan serta kenyamanan jemaah.
“Kami terus berikhtiar memberikan pelayanan terbaik dengan semangat pengabdian, tujuannya tentu memastikan jemaah haji Indonesia berangkat dengan aman dan tenang,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2026 total jemaah haji Embarkasi Surabaya mencapai 43.623 jemaah dan 464 petugas kloter.
Total jemaah tersebut terbagi dalam 116 kloter, dengan rincian Jawa Timur sebanyak 42.409 jemaah, Bali sebanyak 698 jemaah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 516 jemaah. (wld/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
