Menjelang peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal), Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) menegaskan pentingnya penguatan kualitas pendidikan bagi prajurit TNI AL di tengah tantangan yang terus berkembang.
Ia menyatakan, arah pendidikan TNI AL mengacu pada kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut yang merupakan kelanjutan dari arahan Presiden dan Panglima TNI. Kebijakan tersebut menjadi landasan dalam membentuk sumber daya manusia TNI AL yang unggul.
“Intinya kita harus mendidik dan mencetak para prajurit Angkatan Laut yang profesional dan berkarakter,” katanya di kawasan Museum Pusat TNI AL Jalasveva Jayamahe, Surabaya, pada Selasa (5/5/2026).
Karakter maritim, tegas dia, merupakan karakter kuat yang memiliki kesiapan mental, kemampuan, serta semangat dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah laut.
Pendidikan tersebut, didorong mampu melahirkan prajurit yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa sebagai penjaga maritim Indonesia.
“Karakter yang memang siap untuk menjadi bhayangkara-bhayangkara negara Indonesia ini di samudra,” ujarnya.
Momentum Hardikal menjadi refleksi bagi TNI AL untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, guna menjawab berbagai tantangan strategis di masa depan.
Menuju puncak peringatan Hardikal 2026 yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2026 mendatang, TNI AL juga melakukan aksi bersih-bersih dengan melibatkan berbagai stakeholder di Kota Surabaya.
Ia mengatakan, pelaksanaan aksi tersebut sesuai dengan apa yang diperintahkan Prabowo Subianto Presiden terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Ini sudah dilanjutkan dengan kebijakan Panglima TNI maupun Kepala Staf Angkatan Laut. Semoga resik dan indah bisa kita mulai kerjakan pada hari ini,” pungkasnya.(ris/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

