Komplotan perampok yang terdiri dari empat orang ditangkap di Tol Waru, Sidoarjo, Minggu (25/3/2018). Modus komplotan ini menggunakan angkutan umum (Lyn) untuk mencari sasaran.
Dari empat pelaku yang yang diamankan petugas PJR, dua di antaranya ternyata masih di bawah umur. Mereka antara lain Eko Saputra (25) warga Desa Banjarmelati, Lakarsantri yang berlaku sebagai sopir Lyn, Welly Pujianto (18) warga Bungurasih Tengah, Sidoarjo, juga DM (di bawah umur) warga Karah, Surabaya, serta BS (di bawah umur) warga DKA Tegal, Wonokromo Surabaya.
AKP Bambang Hariyono Kanit PJR Tol Surabaya mengatakan, kronologi perampokan ini bermula saat ada dua penumpang menaiki Lyn dari Joyoboyo dengan tujuan Terminal Purabaya Bungurasih.
Anggoro Setyo Nugroho (17) dan Tommy Ardianto (17) berencana pulang ke Klaten usai nonton konser musik Via Vallen di Makodam V Brawijaya Sabtu (24/3/2018) malam.
Saat naik Lyn kuning jurusan Joyoboyo-Bungurasih, dua penumpang ini ternyata dibawa masuk ke jalur tol Waru. Saat di jalur tol itulah korban diturunkan paksa setelah dirampas barang-barang berharganya, baik handphone dan uang.
“Tepat di KM 17 Tol Waru, dua korban ditodong dengan menggunakan pisau dan dipaksa menyerahkan dua buah handphone, uang Rp 200.000, charger, dan jaket. Lalu, korban diturunkan,” kata AKP Bambang.
Setelah dirampok, kata Bambang, dua korban berjalan kaki dan bertemu petugas yang tengah patroli di tol tak jauh dari TKP. Mendapat laporan itu, petugas PJR berkordinasi dengan anggota lain untuk mengejar Lyn kuning yang melakukan di tol. Akhirnya mereka bisa ditangkap di KM 20 Tol Waru.
“Dari empat pelaku, dua diantaranya masih di bawah umur,” katanya. Saat ini empat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Waru.(bid/den)
Teks Foto:
– Barang bukti yang diamankan polisi dari tersangka, barang-barang milik kedua korban perampokan bermodus angkutan umum-Lyn.
(Foto: Istimewa).
NOW ON AIR SSFM 100

