Kamis, 7 Mei 2026

Kemenkeu Ungkap Cara Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap pemerintah akan terus menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan mengatakan hal ini penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan, khususnya pada kuartal II 2026.

“Jadi kunci pertumbuhan Q2 adalah daya beli masyarakat dijaga tetap yang kedua adalah belanja pemerintah tetap digalakkan. Terus kita efisienkan sistem-sistem dunia bisnis di sini,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Purbaya mengatakan pemerintah bakal terus memperbaiki sistem administrasi di pemerintahan, khususnya bagi dunia bisnis. Sehingga pasar domestik bisa didorong ke depan.

“Jadi kita perbaiki administrasi. Terus saya tutup pasar domestik (dari barang ilegal). Saya akan galakin lagi penjagaan pasar domestik dari barang-barang ilegal yang katanya agak ramai lagi sekarang,” ujarnya.

Purbaya mengatakan Bea Cukai sudah melakukan penindakan terhadap barang ilegal dengan lebih konsisten. Lantaran masalah ini penting untuk mendorong industri dan bisnis dalam negeri.

Meski begitu Menkeu mengakui, kondisi pasar modal dan investasi di Indonesia belum optimal, karena masih ada pihak yang takut dengan isu-isu kemerosotan ekonomi di Indonesia.

“Kalau saya juga agak misalnya monitor terus keadaan ya. Kelihatannya walaupun bagus, orang masih agak takut. Karena banyak yang nakut-nakutin kayak Anda tuh nakut-nakutin. Katanya mau 98, mau ini itu. Padahal kan sudah kita buktikan kan kita tumbuhnya kencang dan ini akan kita pertahankan,” katanya.

Kemudian pemerintah juga akan menjaga private sektor dan meyakinkan dunia usaha, kalau ekonomi Indonesia baik-baik saja.

“Jadi mereka pengamat itu banyak ngelihat hanya program pemerintah aja. Padahal kan cuma 10 persen. Yang 9 pesen private sektor. Itu juga kita jaga, sebetulnya kita jaga. Makanya kita bisa tumbuh seperti ini. Jadi jadi harusnya pengusaha enggak usah tahu. takut, kita akan membaik terus ke depan,” imbuhnya.

Ke depan pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat lagi. Di mana pada kuartal I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,61 persen (year on year/yoy).

Perbankan akan kita pastikan memiliki kecukupan uang, sehingga dunia usah bisa mendapat akses ke pembiayaan.

“Saya pastikan adalah stimulus di ekonomi cukup, likuiditas ekonomi cukup, dorongan pemerintah ke perekonomian cukup, dan kita perbaikin terus kondisi bisnis di sini,” katanya.(lea/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 7 Mei 2026
31o
Kurs