Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyiapkan fasilitas buggy car atau mobil golf dan beberapa kendaraan khusus disabilitas untuk menyambut kedatangan jemaah calon haji Indonesia gelombang 2, di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Abdul Basir Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Jeddah menjelaskan penyediaan fasilitas ini hasil koordinasi dengan pihak Nusuk Marhaba guna memberikan kenyamanan ekstra bagi jemaah calon haji, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).
“Fasilitas disiapkan untuk menunjang pergerakan jemaah. Kami juga berkoordinasi menyediakan mobil khusus lansia dan disabilitas agar proses perpindahan di bandara lebih mudah dan cepat,” katanya melansir Antara, Kamis (7/5/2026).
Dia menekankan persiapan tersebut penting mengingat adanya perbedaan pada alur kedatangan di Jeddah, di mana jemaah calon haji akan langsung diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Untuk itu, jemaah calon haji diminta memakai kain ihram sejak di asrama atau embarkasi. Penggunaan kain ihram sejak dari tanah air untuk efisiensi waktu mengingat ketatnya alur pergerakan di bandara.
PPIH menyiapkan jemaah nantinya dibagi dalam dua jenis layanan, yakni jalur fast track (rute Makkah) melalui empat embarkasi (Jakarta, Solo, Surabaya, Makassar) yang langsung menuju bus, serta jalur reguler yang disediakan ruang tunggu berpendingin udara untuk istirahat sejenak.
Terkait dengan kondisi cuaca, Abdul mengingatkan bahwa suhu di Jeddah tergolong panas dengan tingkat kelembapan lebih tinggi dibandingkan dengan Madinah sehingga rentan menyebabkan jemaah cepat berkeringat dan dehidrasi.
“Jemaah harus selalu memperbanyak minum, tidak harus menunggu haus untuk minum,” katanya.
Berdasarkan kondisi tersebut maka PPIH juga telah menyiagakan klinik kesehatan tingkat pertama di area bandara.
Klinik tersebut berfungsi sebagai ruang observasi bagi jemaah calon haji yang membutuhkan penanganan medis awal sebelum melanjutkan perjalanan darat selama satu jam menuju Makkah.
Dengan begitu, dia memastikan persiapan layanan secara keseluruhan telah mencapai 90 persen.
Saat ini, pihaknya tinggal melakukan koordinasi final dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung jemaah calon haji Indonesia siap beroperasi penuh pada Jumat (8/5/2026), pukul 06.30 waktu setempat.(ant/kir/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

