Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan negara-negara di kawasan ASEAN mendorong ketahanan dan resiliensi energi dengan diversifikasi energi, di tengah krisis energi yang tengah melanda dunia saat ini. Hal itu dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina.
“Kondisi energi global saat ini sedang tidak menentu. Kita harus lakukan diversifikasi energi, agar ketika satu sumber energi sulit didapat, kita masih punya sumber energi yang lain. Beruntung Indonesia memiliki banyak sumber energi alternatif selain fosil, yang juga berperan strategis pada upaya ketahanan energi,” ujar Bahlil dalam keterangan persnya, Minggu (10/5/2026).
Kata Bahlil, Indonesia telah memanfaatkan berbagai sumber energi alternatif sebagai upaya mencapai ketahanan dan kemandirian energi.
Misalnya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt, mandatori biodiesel yang akan segera ditingkatkan menjadi 50 persen, hingga peningkatan penggunaan kendaraan listrik, menjadi langkah-langkah utama prioritas Pemerintah.
Dia menambahkan, Prabowo Subianto Presiden RI menyampaikan bahwa negara-negara ASEAN harus siap menghadapi gangguan pasokan energi yang berpotensi berkepanjangan.
Menurutnya, ketahanan energi kawasan tidak dapat dibangun secara reaktif, tetapi harus dipersiapkan secara proaktif melalui pendekatan yang jelas dan berorientasi ke depan.
Sebelumnya Prabowo Presiden dalam KTT di Filipina mendorong Kepala Negara ASEAN bergerak cepat dan beralih ke sumber energi alternatif, memperluas pemanfaatan energi terbarukan, dan memperkuat kesiapan menghadapi skenario global.
“Diversifikasi energi bukan lagi pilihan. Ini sangat penting, ini perlu. Kita harus bergerak lebih cepat. Kita harus melalui sumber alternatif dan kita harus mempersiapkan energi terbarukan,” ungkap Prabowo.
Indonesia ,kata Prabowo, menegaskan komitmen memperkuat ketahanan energi kawasan, sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan.
Presiden pun mengajak negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam membangun arsitektur energi kawasan yang lebih tangguh menghadapi dinamika global.(lea/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

