Senin, 8 Juni 2026

Prof. Johan Silas Tokoh Arsitektur dan Pakar Tata Kota ITS Surabaya Meninggal Dunia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prof. Johan Silas tokoh arsitektur Indonesia sekaligus pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Foto: Istimewa

Kabar duka, Prof. Johan Silas tokoh arsitektur Indonesia sekaligus pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meninggal dunia di usia 90 tahun pada, Senin (8/6/2026) dini hari WIB.

Informasi berpulangnya anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Surabaya itu disampaikan Ina, putri mendiang, kepada keluarga dan rekan-rekan mendiang. “Prof Johan Silas berpulang di RS Kemenkes SBY pukul 03.24,” tulis Ina dalam pesan yang dibagikan.

Ina mengatakan, jenazah Prof Johan Silas akan disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa Surabaya, setelah melalui proses persiapan oleh keluarga.

“Rencananya akan disemayamkan di Adi Jasa. Hari ini masih dimandikan dan di coller. Rabu (10/6/2026), baru masuk ruang (belum tahu ruang berapa),” ujar Ina.

Keluarga juga menyampaikan rencana prosesi penghormatan terakhir yang akan dilaksanakan hingga akhir pekan mendatang.

“Sabtu (13/6/2026) akan tutup peti. Dibawa ke Katedral untuk doa, lanjut disemayamkan di ITS, dan jam 12 diberangkatkan ke TPU Keputih untuk kremasi,” tulis Ina.

Meski demikian, keluarga menyebut rangkaian prosesi tersebut masih dapat berubah menyesuaikan kedatangan anggota keluarga yang masih berada di luar Kota Surabaya.

Di akhir pesannya, Ina juga memohon doa bagi mendiang ayahnya. “Mohon maaf untuk kesalahan Prof Johan Silas. Semoga beliau diterima di sisiNYA. Amiin.”

Kepergian Prof Johan Silas jadi  kehilangan besar bagi dunia akademik, arsitektur, tata kota, dan pelestarian cagar budaya di Indonesia. Selama puluhan tahun, namanya dikenal luas sebagai salah satu pemikir perkotaan yang konsisten mendorong pembangunan kota, yang berpihak kepada masyarakat serta pelestarian kawasan bersejarah.

Selain aktif sebagai akademisi ITS Surabaya, Prof Johan Silas juga terlibat dalam berbagai kajian dan kebijakan pembangunan perkotaan di tingkat lokal maupun nasional. Di Surabaya, ia dikenal sebagai salah satu anggota Tim Ahli Cagar Budaya yang berperan dalam upaya menjaga dan melestarikan bangunan serta kawasan bersejarah. (bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Senin, 8 Juni 2026
30o
Kurs