Senin, 8 Juni 2026

Kemendag Genjot Ekspor untuk Bantu Meningkatkan Nilai Tukar Rupiah

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Budi Santoso Menteri Perdagangan di kantor Kementerian Perdagangan, Senin (8/6/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, kinerja ekspor Indonesia dari Januari-April 2026 mencatat pertumbuhan 5,48 persen.

Budi Santoso Menteri Perdagangan mengatakan di tengah ketidakpastian perekonomian global, pemerintah akan terus meningkatkan kinerja ekspor. Khususnya untuk membantu perbaikan dari anjloknya nilai tukar rupiah belakangan.

“Januari-April itu tumbuh positif atau meningkat 5,48 persen atau kurang lebih 92,15 miliar US dolar, dan kita surplus 5,64 miliar dolar. Tentu kita terus ingin meningkatkan ekspor kita dan juga ingin membantu mengatasi pelemahan rupiah dengan berbagai cara. Antara lain yang pertama adalah pengetatan kebijakan DHE SDA (Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam) yang mulai berlaku tanggal 1 Juni, dengan perubahan PP kemarin,” ungkap Budi di kantor Kemendag, Senin (8/6/2026).

Selain itu pemerintah juga mendorong peningkatan ekspor melalui perjanjian dagang. Yang mana, pemerintah terus mengintensifkan komunikasi dengan mitra dagang Indonesia, sehingga implementasinya bisa segera dijalankan.

“Kemudian pemerintah terus mendorong ekspor melalui percepatan implementasi Perjanjian Dagang. Saya sering menyampaikan bahwa perjanjian dagang tahun lalu sudah banyak ditandatangani, dan sekarang proses untuk ratifikasi,” ungkapnya.

Kemendag juga mendorong Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM) bisa naik kelas, sehingga bisa menjadi pemain di pasar global.

“Kita terus mendorong UMKM kita untuk bisa masuk ke pasar global melalui bisnis matching yang terus kita lakukan dengan perwakilan yang ada di luar negeri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah dibuka melemah hingga menyentuh angka, Rp18.165 per dolar AS, pada Senin (8/6/2026) siang, seperti dipantau dari laman Google Finance pukul 10.57 WIB, setelah pekan lalu ditutup di angka Rp18.095 per dolar AS. (lea/bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Senin, 8 Juni 2026
30o
Kurs