Proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke-10, per Kamis (11/6/2026). Di hari ke-10 operasional itu, tercatat sebanyak 14.781 jemaah dan petugas sudah tiba di Tanah Air.
As’adul Anam Ketua PPIH Debarkasi Surabaya mengatakan, proses pemulangan jemaah haji sampai hari ke-10 ini sudah mencapai 34 persen dari 39 kloter yang tiba di Asrama Haji.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jamaah haji hingga Kloter 39 berjalan dengan tertib dan lancar. Seluruh petugas terus memberikan pelayanan terbaik mulai dari kedatangan di bandara, proses penerimaan di asrama haji,” ujar Anam di Asrama Haji Surabaya.
Sementara itu dari aspek ketepatan waktu penerbangan, PPIH mencatat sebanyak 26 kloter tiba tepat waktu, tujuh kloter tiba lebih cepat dari jadwal, dan enam kloter mengalami keterlambatan.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat sebanyak 110 mutasi keluar selama proses pemulangan. Yang terdiri dari 20 jamaah wafat di Arab Saudi, 18 jamaah sakit di Arab Saudi, 10 jamaah tunda pulang, satu jamaah pulang mandiri, 18 jamaah pindah kloter, serta 43 kursi kosong.
Sedangkan jumlah open seat hingga Kloter 39 tercatat sebanyak 59 kursi. Sementara itu, mutasi masuk tercatat sebanyak 51 jamaah yang berasal dari perpindahan kloter.
Anam juga mengatakan, hingga saat ini terdapat tiga jemaah yang wafat dalam proses pemulangan. Mereka adalah Hery Widianto (69 tahun) asal Kota Malang yang wafat di pesawat pada Kloter 12, Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) asal Kota Malang yang wafat di RS Haji Surabaya pada Kloter 12, serta Kasijan Tiba (70 tahun) asal Kota Pasuruan yang wafat di RS Haji Surabaya pada Kloter 38.
“Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Anam.
Di sisi lain, PPIH mendata masih terdapat 15 jemaah yang belum dapat kembali ke Tanah Air bersama kloternya karena menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi dan masih memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi jamaah yang masih dirawat,” ungkapnya.(wld/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

