PDAM Surya Sembada melaporkan tiga rumah pompanya di Kandangan, Osowilangun dan Wonokitri Kota Surabaya mengalami kendala operasional imbas pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN.
Louis Andi Lun Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada Surabaya menjelaskan, gangguan di rumah tersebut menyebabkan penurunan distribusi debit air ke pelanggan.
“Untuk pemadaman listrik sangat berdampak ke kami. Hari ini saja ada tiga rumah pompa yang padam, yakni Kandangan, Osowilangon, dan Wonokitri,” ujar Louis kepada Radio Suara Surabaya, Jumat (19/6/2026).
Namun kendala operasional itu dilaporkan mulai pulih. Louis menyebut Rumah Pompa Kandangan mulai kembali beroperasi, sementara Osowilangon mulai menyala pada sore hari.
Akibat gangguan di Rumah Pompa Osowilangon, sebanyak 200 kepala keluarga di wilayah perbatasan Teluk Lamong terdampak penurunan suplai air. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PDAM melakukan sistem bypass saat terjadi pemadaman listrik sehingga suplai air dialihkan dari Rumah Pompa Putat Gede.
“Cuman bertahap, jadi Kandangan sudah jalan, sore ini Osowilangon sudah mulai nyala, 200 an KK di perbatasan teluk lamong terdampak,” jelasnya.
“Kami bypass langsung dari Pompa Putat Gede. Air tetap mengalir, hanya volumenya lebih kecil sehingga tekanan air menurun,” tambahnya.
Louis juga menyebut pihaknya baru menerima kabar pemadaman listrik dari PLN pada pagi hari. Kondisi tersebut menyulitkan PDAM untuk melakukan mitigasi karena lokasi rumah poma yang jaraknya berjauhan.
PDAM memiliki genset portable berkapasitas 250 KVA yang dapat dipindahkan ke lokasi terdampak. Namun informasi yang mendadak membuat distribusi genset belum bisa dilakukan secara cepat ke seluruh lokasi karena kendala jarak.
“Kami punya genset mobile 250 KVA yang bisa digeser ke lokasi. Tetapi karena informasinya mendadak dan lokasinya berjauhan, belum bisa langsung kami kirim ke semua titik,” tuturnya.
Biasanya, kata Louis, pemberitahuan pemadaman diterima dua hingga tiga hari sebelum pelaksanaan sehingga perusahaan memiliki waktu untuk menyiapkan langkah mitigasi.
“Kalau pemberitahuannya pagi hari seperti ini, cukup menyulitkan karena lokasi rumah pompa banyak dan jaraknya jauh-jauh,” katanya.
Ia menambahkan, PDAM akan memprioritaskan penggunaan genset portable untuk wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling besar, terutama kawasan padat penduduk di tengah kota.
Louis juga berharap koordinasi dengan PLN dapat ditingkatkan, khususnya terkait pemberitahuan pemadaman listrik.
PDAM memastikan meski terjadi pemadaman listrik, distribusi air tidak akan berhenti total karena sistem bypass tetap dijalankan. Namun pelanggan yang berada di lokasi jauh dari sumber suplai kemungkinan mengalami tekanan air yang lebih rendah dari biasanya.
“Kami berharap ada pemberitahuan yang lebih terencana, minimal satu sampai dua hari sebelumnya. Dengan begitu kami bisa mempersiapkan genset dan langkah antisipasi lainnya,” jelasnya.(wld/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

