Dua perlintasan kereta api di Surabaya pagi ini, Kamis (18/6/2026) dibuka-tutup manual palang pintunya karena pemadaman listrik dari PLN.
Erlangga Budi Laksono Asisten Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya menyebut, gangguan listrik itu terjadi di 2 perlintasan yaitu JPL 1 Mayangkara dan JPL 17 Jagir.
“Pada pagi hari ini di JPL 1 Mayangkara, JPL 17 Jagir sedang ada gangguan listrik dari PLN. Kami mendapat informasi ada pemadaman aliran listrik, namun kami mengantisipasi dengan penambahan petugas pengamanan untuk mengantisipasi pemadaman listrik ini dan kami menyiapkan rambu isyarat bahwa kereta api akan melintas,” ujarnya mengudara di Radio Suara Surabaya.
Menurut Erlangga, informasi yang diterima KAI, pemadaman listrik berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Namun hingga sekitar pukul 10.00 WIB, gangguan listrik masih berlangsung.
“Pemadaman ini informasinya jam 6-9 pagi, tapi sepertinya masih berlangsung pukul 10.00,” katanya.
Ia menjelaskan, pemberitahuan terkait pemadaman diterima dari petugas di lapangan pada pagi hari. Namun hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi rinci dari PLN mengenai penyebab maupun durasi pasti pemadaman.
Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI menerapkan pengamanan manual di lokasi terdampak. Petugas tambahan disiagakan dan rambu dipasang sebagai pengganti sistem otomatis yang tidak dapat berfungsi optimal akibat gangguan listrik.
Erlangga mengatakan, kondisi serupa pernah terjadi sebelumnya di kawasan Wonokromo, namun hanya berlangsung dalam waktu singkat. Sementara gangguan kali ini berpotensi menjadi salah satu yang terlama.
“Biasanya kalau ada maintenance, kita siapkan rambu stop untuk mengamankan perjalanan kereta api dan masyarakat,” ucapnya.
Terkait penggunaan genset, Airlangga menyebut peralatan cadangan tersedia sebagai langkah awal, namun penggunaannya memiliki keterbatasan sehingga pengamanan manual tetap menjadi opsi utama selama pemadaman berlangsung.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya yang terdampak gangguan listrik.
“Kami mengimbau para pendengar berhati-hati ketika melintasi perlintasan. Berhenti sejenak, tengok kiri kanan, pastikan aman, baru melanjutkan perjalanan,” tutupnya. (lta/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

