Nilai tukar (kurs) Rupiah pada penutupan perdagangan Rabu (1/7/2026) sore melemah 45 poin atau 0,25 persen menjadi Rp17.952 per Dollar AS, dari sebelumnya Rp17.907 per Dollar AS.
Ibrahim Assuaibi Analis Pasar Uang menjelaskan, faktor pelemahan Rupiah dipengaruhi ketidakpastian negosiasi perdamaian AS dan Iran.
“Ketidakpastian atas kemajuan negosiasi perdamaian AS-Iran mempertahankan premi risiko geopolitik di pasar, bahkan ketika produksi minyak mentah AS yang mencapai rekor tertinggi menggarisbawahi peningkatan pasokan global,” kata Ibrahim, mengutip Antara (1/7/2026).
Para pedagang disebut tetap fokus pada perkembangan di Qatar setelah Iran menolak pembicaraan langsung dengan utusan senior AS yang telah melakukan perjalanan ke wilayah tersebut, dan malah mengatakan bahwa setiap diskusi akan dilakukan melalui mediator di tingkat teknis.
Pergeseran itu dinilai mengaburkan prospek kesepakatan cepat untuk mengubah gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua pekan menjadi kesepakatan perdamaian yang utuh.

NOW ON AIR SSFM 100

