Senin, 17 Agustus 2026

Keadilan Hukum Dipertanyakan, Megawati Singgung Ibu Pencuri Labu dan Korupsi Besar

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP saat menjadi Inspektur upacara peringatan HUT ke-81 RI di halaman Masjid At Taufiq Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Megawati Soekarnoputri Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) mengkritik keras praktik penegakan hukum di Indonesia yang dinilainya belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan.

Menurutnya, hukum tidak boleh hanya berjalan secara prosedural, tetapi harus berpihak pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Dalam amanatnya, Megawati mempertanyakan sejauh mana kemerdekaan telah memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat, terutama kelompok rakyat kecil yang berhadapan dengan hukum.

“Apakah kemerdekaan telah benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia? Apakah rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup layak? Mengapa negara hukum sulit sekali diwujudkan sehingga ketidakadilan merajalela?” kata Megawati.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Senin, 17 Agustus 2026
32o
Kurs