Radial road penghubung Jalan Mayjend Jonosewoyo dengan Jalan Lontar Surabaya saat ini sudah masuk tahap uji coba dengan rekayasa lalu lintas, per Senin (29/6/2026) lalu.
Setelah jalur itu masuk uji coba, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) yang menghubungkan Sememi, Gelora Bung Tomo (GBT), hingga Teluk Lamong bisa selesai tahun depan.
“Kita baru ini kan Radial Road yang kemarin itu, sekarang lagi uji coba dengan rekayasa lalu lintas juga. Terus juga ada jalan yang nanti di JLLB menghubungkan Sememi dengan GBT situ, untuk Teluk Lamong,” kata Hidayat Syah Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (3/7/2026).
Saat ditanya target penyelesaiannya, Hidayat menyebut proyek JLLB yang mengarah sampai Teluk Lamong itu bisa rampung pada Juli tahun depan. “Sekarang sudah mulai. Jadi, tahun depan, nanti mungkin Juli selesai. Tahun depan selesai,” bebernya.
Di sisi lain, DSDABM saat ini juga sedang mengerjakan proyek jembatan di Jalur Lingkar Dalam Barat (JLDB). Dedy Purwito Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya menjelaskan, pekerjaan JLDB tahun ini difokuskan pada pembangunan jembatan yang akan menghubungkan kawasan Royal Residence menuju Jalan Wiyung.
“Untuk JLDB tahun ini kita membangun jembatan. Jadi nanti menghubungkan perumahan Royal Residence itu sampai ke Jalan Wiyung ya, melewati dua developer,” ungkapnya.
Adapun proyek JLDB itu diharap bisa membuka akses baru dan mengurangi beban lalu lintas di kawasan barat Kota Surabaya. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

