Selasa, 28 Juli 2026

Hasto: Jangan Buru-buru Bangun Universitas RI, Benahi Guru dan Jaga Independensi BI Lebih Mendesak

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDIP bersama Esti Wijayanti Ketua DPP dan Politisi muda PDIP saat memberikan keterangan pers di sekolah partai Lenteng Agung Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru menggulirkan kebijakan strategis tanpa kajian yang matang.

Menurutnya, wacana pendirian Universitas Republik Indonesia (RI), dinamika di Bank Indonesia, hingga penegakan hukum harus dijawab dengan kebijakan yang berpijak pada kepentingan rakyat dan prinsip keadilan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto kepada wartawan usai peluncuran forum intelektual muda Millennium Public Pulse 28 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Menanggapi rencana pendirian Universitas Republik Indonesia (RI), Hasto menilai pemerintah perlu lebih dahulu menyusun peta pengembangan pendidikan tinggi nasional agar tidak melahirkan lembaga yang memiliki fungsi serupa dengan institusi yang sudah ada.

“Seharusnya kita perkuat diferensiasi universitas. Bung Karno sudah mendirikan Lemhannas sebagai gemblengan pemimpin nasional dan daerah agar memiliki cara pandang geopolitik. Supaya tidak tumpang tindih,” ujar Hasto.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Surabaya
Selasa, 28 Juli 2026
28o
Kurs