Kamis, 30 Juli 2026

Harga Minyak AS Naik 5 Persen Usai Berhasil Cegat Serangan Iran

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Sebuah tongkang minyak mengisi bahan bakar feri di Pelabuhan New York dan New Jersey, Amerika Serikat (AS), pada 29 April 2026. Harga minyak mentah berjangka AS melonjak sekitar 5 persen pada Selasa (28/7) malam waktu setempat setelah Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS mengeklaim bahwa pasukan AS mencegat serangan Iran di Timur Tengah. Foto: Antara

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) melonjak sekitar 5 persen pada Selasa (28/7/2026) malam waktu setempat setelah Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS mengklaim, pasukan AS mencegat serangan dari Iran di Timur Tengah.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September sempat naik 5,1 persen menjadi 83,30 dolar AS (1 dolar AS = Rp18.088) per barel. Kenaikan harga kontrak berjangka minyak mentah WTI kemudian menyusut menjadi sekitar 3 persen.

“Pada pukul 17.45 Eastern Time hari ini, pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah,” tulis CENTCOM AS di platform X, melansir Antara.

“Semua rudal Iran berhasil dicegat,” katanya, seraya menambahkan bahwa “pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi.”

Baik harga minyak mentah berjangka WTI maupun Brent untuk pengiriman September memperpanjang kerugian dan turun lebih dari 4 persen pada penutupan perdagangan Selasa.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Surabaya
Kamis, 30 Juli 2026
31o
Kurs