Sabtu, 8 Agustus 2026

Pemukim Ilegal Israel Serang Komunitas Badui Palestina di Tepi Barat

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Para pemukim ilegal Israel menyerang komunitas Badui di Tepi Barat Palestina. Foto: Anadolu

Pemukim ilegal Israel dilaporkan mengintensifkan serangan terhadap komunitas Badui Palestina di dekat Ramallah, Tepi Barat tengah yang diduduki. Serangan itu diduga upaya untuk memaksa warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Al-Baidar Organization for the Defense of Bedouin Rights dalam pernyataannya, Jumat (7/8/2026), menyebut serangan terjadi di komunitas Arab al-Kaabneh, sebelah timur Desa Taybeh. Serangan terbaru itu menyusul insiden serupa yang terjadi pada Rabu malam.

“Para pemukim, dengan perlindungan tentara Israel, menyerbu komunitas tersebut, menggiring domba mereka ke antara rumah-rumah warga Palestina, dan menyerang anggota keluarga Naif Kaabneh,” tulis organisasi non-pemerintah (LSM) hak asasi manusia di Palestina itu seperti dikutip Anadolu.

Al-Baidar menyatakan serangan berulang itu merupakan bagian dari kebijakan tekanan maksimum Israel terhadap komunitas Badui Palestina.

“Serangan berulang ini merupakan bagian dari kebijakan tekanan maksimum Israel terhadap komunitas Badui, yang bertujuan memaksa mereka mengungsi,” tambah organisasi tersebut.

Selama paruh pertama 2026, pemukim Israel dilaporkan melakukan 3.488 serangan di berbagai wilayah Tepi Barat. Berdasarkan data Palestinian Colonization and Wall Resistance Commission, serangan itu menewaskan 17 warga Palestina dan menggusur secara penuh maupun sebagian 26 komunitas Badui dan penggembala.

Komisi tersebut juga mencatat serangan-serangan itu diikuti pendirian 42 pos permukiman baru, sebagian besar berupa pos penggembalaan.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada 8 Oktober 2023, tentara dan pemukim Israel meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Berdasarkan angka resmi Palestina, serangan itu telah menewaskan lebih dari 1.182 warga Palestina, melukai sekitar 13.000 orang, dan menyebabkan hampir 25.000 lainnya ditangkap. Serangan juga menimbulkan kerusakan luas terhadap properti warga. (bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 8 Agustus 2026
31o
Kurs