Ancaman kekeringan akibat perubahan iklim dan fenomena El Nino membuat masyarakat perlu membiasakan penggunaan air secara lebih bijak, termasuk di Surabaya yang selama ini relatif memiliki pasokan air cukup besar.
Prof. Ali Masduqi Guru Besar Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengatakan, ancaman kekeringan ini harus jadi momentum mengubah kebiasaan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan.
Langkah paling sederhana, bisa dimulai dari aktivitas sehari hari seperti mandi, menyikat gigi, mencuci baju, hingga berwudhu.
“Dalam penggunaan sehari-hari ya, misal wudhu, mandi dan sebagainya itu kita sebetulnya bisalah menggunakan air dalam jumlah secukupnya. Bukan sedikit ya, secukupnya gitu. Artinya dari sisi kebersihan bisa memenuhi syarat, kalau untuk wudhu ya sudah memenuhi syarat gitu. Itu sudah cukup lah jangan berlebih-lebih gitu,” kata Ali saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin (10/8/2026).
Ia mencontohkan penggunaan air di tempat wudhu selama ini kerap berlebihan, karena debit keran terlalu besar.

NOW ON AIR SSFM 100

