Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (11/8/2026).
Rupiah tertekan oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik terkait konflik AS-Iran dan prospek pembukaan kembali Selat Hormuz.
Rupiah turun 106 poin atau 0,60 persen menjadi Rp17.861 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp17.755 per dolar AS.
Ibrahim Assuaibi analis pasar uang mengatakan, ketegangan antara Washington dan Teheran kembali menjadi perhatian pasar setelah kedua pihak saling menuntut kompensasi atas serangan militer yang terjadi sebelumnya.
Kondisi tersebut dinilai mengurangi harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur penting bagi perdagangan energi global.








