Rabu, 14 Oktober 2026

PA GMNI Dorong PPHN Jadi Kompas Pembangunan Nasional, Ingatkan Bahaya Politik Jangka Pendek

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
PA GMNI menyampaikan pernyataan sikap kebangsaan bertajuk “Ambeg Paramarta” yang dibacakan Abdy Yuhana Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya Nomor 69, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) mendorong pemerintah dan seluruh kekuatan politik nasional kembali membahas Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai pedoman pembangunan jangka panjang.

Dorongan itu disampaikan DPP PA GMNI menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan pidato kenegaraan Prabowo Subianto Presiden dalam sidang tahunan. Gagasan tersebut menjadi bagian dari pernyataan sikap kebangsaan bertajuk “Ambeg Paramarta” yang dibacakan Abdy Yuhana Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya Nomor 69, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Prof. Arief Hidayat Ketua Umum DPP PA GMNI, jajaran pengurus DPP, serta sejumlah sesepuh nasionalis, di antaranya Theo L. Sambuaga dan Prof. Ganjar Razuni, turut hadir dalam agenda tersebut.

Abdy mengatakan pembangunan nasional membutuhkan arah yang konsisten agar program strategis negara tidak berubah secara drastis ketika terjadi pergantian pemerintahan.

“Pembangunan nasional jangka panjang memerlukan haluan yang mantap agar agenda strategis bangsa tidak berubah-ubah secara fundamental setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan nasional,” kata Abdy.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Rabu, 14 Oktober 2026
31o
Kurs