Kamis, 13 Agustus 2026

PA GMNI Dorong PPHN Jadi Kompas Pembangunan Nasional, Ingatkan Bahaya Politik Jangka Pendek

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
PA GMNI menyampaikan pernyataan sikap kebangsaan bertajuk “Ambeg Paramarta” yang dibacakan Abdy Yuhana Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya Nomor 69, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

“Ambeg Paramarta bukan sekadar ungkapan filosofis. Ia harus menjadi watak penyelenggaraan negara,” tutur Abdy.

“Artinya, ada kemampuan membedakan mana yang penting dan mana yang kurang penting, keberanian mendahulukan kepentingan umum dari kepentingan golongan, serta kebijaksanaan menggunakan kekuasaan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” lanjutnya.

Selain PPHN, DPP PA GMNI menyusun lima agenda politik yang dinilai penting untuk memperkuat arah penyelenggaraan negara.

Pertama, memperteguh Pancasila sebagai paradigma pembangunan sekaligus memperluas pemerataan pembangunan daerah dan akses pelayanan dasar.

Kedua, mengembalikan tata kelola ekonomi nasional pada amanat Pasal 33 UUD 1945. Dalam agenda ini, PA GMNI juga menyerukan penguatan ketahanan fiskal dan pengurangan ketergantungan terhadap utang luar negeri secara bertahap.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2026
28o
Kurs