Rabu, 14 Oktober 2026

PA GMNI Dorong PPHN Jadi Kompas Pembangunan Nasional, Ingatkan Bahaya Politik Jangka Pendek

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
PA GMNI menyampaikan pernyataan sikap kebangsaan bertajuk “Ambeg Paramarta” yang dibacakan Abdy Yuhana Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya Nomor 69, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Menurut dia, PPHN harus ditempatkan sebagai konsensus nasional yang lahir melalui proses konstitusional, demokratis, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Keberadaan haluan negara dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya nasional tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat.

“Karena itu, kita memerlukan PPHN sebagai konsensus nasional melalui mekanisme yang konstitusional, demokratis, dan partisipatif,” ujarnya.

PA GMNI juga mengingatkan bahwa absennya haluan pembangunan jangka panjang dapat berdampak terhadap perencanaan pembangunan kewilayahan dan pengelolaan potensi ekonomi. Jika tidak dirancang secara konsisten, kebijakan pembangunan dikhawatirkan berjalan mengikuti kepentingan jangka pendek dan semakin membebani ruang fiskal negara.

Dalam pernyataan Ambeg Paramarta, PA GMNI turut mengangkat pentingnya etika dalam penggunaan kekuasaan. Istilah tersebut dimaknai sebagai kemampuan penyelenggara negara menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Rabu, 14 Oktober 2026
31o
Kurs