Indonesia bersama Yordania dan enam negara lainnya menuding Israel bertanggung jawab atas terhambatnya upaya perdamaian di Jalur Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki lainnya.
Melansir Antara, Senin (17/8/2026), pernyataan itu disampaikan setelah Israel menolak peta jalan pelaksanaan rencana Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik di Gaza.
Untuk diketahui, Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel pada 9 Agustus mengatakan, pihaknya menolak rencana 15 poin dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Israel juga menegaskan militernya tidak akan meninggalkan Jalur Gaza sebelum Hamas dilucuti sepenuhnya.
“Penolakan semacam itu menegaskan bahwa Israel kini memikul tanggung jawab atas terhambatnya upaya mewujudkan perdamaian di Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki lainnya,” demikian pernyataan bersama yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri Yordania melalui platform X, Minggu (16/8/2026).
Pernyataan tersebut ditandatangani para menteri luar negeri dari Yordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Turkiye, Arab Saudi, Qatar, dan Mesir.

NOW ON AIR SSFM 100

