Minggu, 30 Agustus 2026

Mobil Tabrak Belakang Truk di Akses Suramadu, Sopirnya Meninggal Dunia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Petugas melakukan olah TKP dalam kecelakaan mobil menabrak belakang truk di lajur kanan Jalan Raya Akses Suramadu, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Minggu (30/8/2026) subuh. Foto: Ipda Jauhari via WA SS

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil Ayla menabrak bagian belakang truk Fuso di Jalan Raya Akses Suramadu, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kecelakaan terjadi sekitar 100 meter dari turunan Jembatan Suramadu sisi Madura. Selain satu korban meninggal, kecelakaan itu juga menyebabkan dua orang luka berat dan satu lainnya luka ringan. Seluruh korban berasal dari mobil Ayla.

Ipda Jauhari Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan mengatakan, dari keterangan saksi di lokasi, mobil Ayla bernomor polisi (nopol) M 1097 GI yang dikemudikan AH (38 tahun) warga Kecamatan Arosbaya Bangkalan melaju dari arah Surabaya.

Namun, setibanya di lokasi, kendaraannya menabrak belakang truk Fuso nopol L 9980 UZ yang diduga dalam posisi berhenti karena mogok di lajur kanan.

“Jadi menurut kronologis itu semuanya dari arah Surabaya. Kendaraan yang truk itu ada di depannya, tertabrak kendaraan Daihatsu Ayla yang warna merah. Untuk korban satu meninggal dunia, dua luka berat, dan satu luka ringan,” kata Jauhari saat on air di Radio Suara Surabaya, Minggu.

Akibat kecelakaan itu, AH mengalami luka berat dan meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Bangkalan. Sementara korban luka berat inisial SA dan MA, serta korban luka ringan inisial RA saat ini menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Kanit laka mengatakan, kepolisian masih mendalami posisi truk sebelum kecelakaan. Terlebih, dari pengakuan H (41 tahun) sopir truk asal Mojokerto itu, kendaraannya berhenti karena mogok saat kecelakaan terjadi.

Polisi juga tidak menemukan lampu hazard maupun segitiga pengaman penanda kendaraan mogok yang terpasang di sekitaran lokasi kejadian.

“Itu truknya mogok. Cuman masih kami dalami dulu karena masih keterangan sepihak (dari sopir). Nanti kami tanyakan ke penumpang (Ayla) yang luka ringan perihal posisi truk tersebut,” ujarnya.

Sedangkan dari kondisi Ayla sendiri, Polisi juga menduga pengemudi mobil sempat berusaha menghindari truk dengan banting setir ke kiri, tapi terlambat.

“Kalau dari sudut tabrak belakang tetap. Cuman yang penyok itu di posisi pengemudi, di posisi pengemudi berarti mau menghindar kalau kami lihat seperti itu. Cuman tidak cukup waktu,” jelas Jauhari.

Polisi juga tidak menemukan bekas pengereman di lokasi. Berdasarkan kerusakan kendaraan, kecepatan Ayla sementara diperkirakan sekitar 60–70 kilometer per jam. Saat kejadian, kondisi jalan normal dan memiliki penerangan, meskipun suasana masih gelap karena kecelakaan terjadi dini hari.

Untuk sementara, dugaan penyebab kecelakaan menurut Ipda Jauhari karena faktor manusia. “Kalau kami kelalaian manusia, kurang jaga jarak kalau memang itu berjalan yang truk. Kalau memang yang mogok, yaitu kendala teknis saja,” kata Jauhari. (bil/faz)

 

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 30 Agustus 2026
31o
Kurs