Lima kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sepakat mendukung mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) apabila pemilihan melalui musyawarah mufakat tidak tercapai.
Namun, keputusan mengenai mekanisme tersebut tetap menunggu hasil voting peserta Muktamar ke-35 NU.
Hal itu disampaikan KH Zulfa Musthofa, salah satu kandidat Ketua Umum PBNU, dalam sidang pleno di-skor dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada Sabtu (29/8/2026).
Zulfa menyebut, para kandidat yang telah menyepakati mekanisme tersebut, yakni dirinya sendiri, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, dan KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.
“Kami berlima bersepakat pemilihan Ketua Umum itu jika tidak bisa dipilih secara musyawarah mufakat, maka sistemnya adalah lewat AHWA,” katanya, Sabtu (29/8/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

