Kamis, 15 Oktober 2026

Lima Kandidat Ketum PBNU Sepakat Pilih AHWA, Tapi Pemilihan Tetap Menunggu Voting

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
KH Zulfa Musthofa, salah satu kandidat Ketua Umum PBNU saat menjawab pertanyaan awak media di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Lima kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sepakat mendukung mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) apabila pemilihan melalui musyawarah mufakat tidak tercapai.

Namun, keputusan mengenai mekanisme tersebut tetap menunggu hasil voting peserta Muktamar ke-35 NU.

Hal itu disampaikan KH Zulfa Musthofa, salah satu kandidat Ketua Umum PBNU, dalam sidang pleno di-skor dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada Sabtu (29/8/2026).

Zulfa menyebut, para kandidat yang telah menyepakati mekanisme tersebut, yakni dirinya sendiri, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, dan KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.

“Kami berlima bersepakat pemilihan Ketua Umum itu jika tidak bisa dipilih secara musyawarah mufakat, maka sistemnya adalah lewat AHWA,” katanya, Sabtu (29/8/2026).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
25o
Kurs