JD Vance Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) mengakui serangan militer negaranya bisa saja secara tidak sengaja mengenai warga sipil selama perang melawan Iran.
Pernyataan itu disampaikan Vance, menyusul laporan bahwa serangan udara AS mengenai sebuah pesta pernikahan di Iran hingga menimbulkan puluhan korban.
“Sayangnya, tentu saja, terkadang hal-hal seperti itu terjadi,” kata Vance, Kamis (3/9/2026) dikutip Anadolu.
Meski mengakui kemungkinan adanya korban sipil, Vance menegaskan militer AS tidak pernah sengaja menjadikan warga sipil sebagai sasaran.
“Yang bisa saya katakan dengan keyakinan 100 persen adalah, tidak seperti IRGC (Korps Garda Revolusi Iran), Amerika Serikat tidak pernah menargetkan warga sipil dalam pertempuran. Kami tidak akan pernah melakukan itu. Kami juga tidak pernah melakukannya,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

