Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 yang mengguncang kawasan Kepulauan Sandwich Selatan, Kamis (3/9/2026), tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Wijayanto Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG mengatakan kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang dilakukan setelah gempa terjadi.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” kata Wijayanto di Jakarta, Kamis, seperti dilansir Antara.
Berdasarkan pemutakhiran parameter BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 06.46 WIB dengan magnitudo 6,2 dan kedalaman 119 kilometer.
Pusat gempa atau episenter berada di laut pada koordinat 56,12 derajat Lintang Selatan (LS) dan 27,85 derajat Bujur Barat (BB). Lokasi tersebut berjarak sekitar 2.008 kilometer tenggara Stanley, Kepulauan Falkland.

NOW ON AIR SSFM 100

