Kemacetan parah kembali melanda Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi hampir sepekan terakhir. Bahkan, antrean kendaraan sempat mencapai 16 kilometer sebelum akhirnya berangsur turun menjadi empat kilometer.
Guna mengurai kepadatan yang terus berulang ini, Komisi D DPRD Jawa Timur (Jatim) mendesak seluruh pemangku kepentingan untuk segera duduk bersama dan merumuskan solusi konkret jangka pendek, menengah, hingga panjang.
Abdul Halim Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur menegaskan pentingnya langkah cepat dari seluruh pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan, KSOP Ketapang-Gilimanuk, ASDP, pemerintah daerah, hingga Kementerian Perhubungan.
“Saya kira tidak boleh berlama-lama karena kalau tidak segera dilaksanakan, maka ini akan terjadi kemacetan yang berulang dan berulang,” ujar Abdul Halim dalam wawancara Program Wawasan Suara Surabaya, Senin (7/9/2026).
Kemacetan kali ini dipicu oleh lonjakan kendaraan logistik ke Bali dan NTB yang mencapai 19 persen, bersamaan dengan proyek perbaikan dan peningkatan kapasitas Dermaga MB 2 Gilimanuk dari 20-35 ton menjadi 50 ton. Proyek jangka panjang ini diperkirakan baru akan rampung pada Maret 2027.

NOW ON AIR SSFM 100

