Erupsi Anak Krakatau, Atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Dialihkan via Surabaya
Senin, 7 September 2026 | 19:00 WIB
Ilustrasi debu vulkanik menyelimuti sebuah mobil. Debu vulkanik mengandung pasir kuarsa berkadar tinggi dengan bentuk mikro yang tajam layaknya pecahan kaca. Foto: iStock
Abu vulkanik yang menyelimuti kendaraan setelah erupsi gunung berapi tidak boleh diperlakukan seperti debu biasa.
Jika dibersihkan dengan cara yang keliru, partikel abu justru dapat menggores cat dan kaca hingga meningkatkan risiko korosi.
Agus Purwadi Ahli otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan, abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dari debu pada umumnya.
Partikelnya cenderung lebih kasar dan tajam sehingga dapat bersifat abrasif ketika bergesekan dengan permukaan kendaraan.
“Butirannya sering lebih tajam dan kasar, sehingga saat bergesekan dengan permukaan mobil efeknya bisa seperti amplas halus,” kata Agus pada Senin (7/9/2026).






