Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (8/9/2026), meski mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak melemah.
IHSG menguat 66,77 poin atau 1,01 persen ke level 6.686,44. Sementara itu, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan naik 9,16 poin atau 1,40 persen menjadi 665,58.
Maximilianus Nico Demus Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penguatan IHSG salah satunya ditopang sentimen pasar terhadap posisi cadangan devisa Indonesia yang tetap terjaga.
“IHSG menguat ditopang dari dukungan pasar seiring dengan posisi cadangan devisa Agustus yang terjaga, dimana membukukan sebesar 46,5 miliar dolar AS atau lebih tinggi dari posisi akhir Juli 2026 sebesar 145,3 miliar dolar AS,” ujar Nico.
Selain cadangan devisa, sentimen domestik turut membaik setelah sejumlah bandara yang sebelumnya ditutup selama dua hari akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kembali beroperasi.












