Luhut Binsar Pandjaitan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), memastikan sekitar 50 juta warga miskin akan terdata dalam sistem program perlindungan sosial (perlinsos) berbasis digital.
Sistem itu diharapkan memperbaiki persoalan ketidaktepatan data penerima bantuan sosial, termasuk warga yang sebenarnya berhak menerima bantuan tetapi tidak masuk dalam daftar penerima.
“Masyarakat termiskin yang 50 (juta) itu sudah pasti akan diberikan,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2026) yang dikutip Antara.
Sistem itu ditargetkan mulai diluncurkan secara nasional pada Oktober 2026. Saat ini pemerintah masih melakukan penyempurnaan sebelum penerapannya diperluas.
“Kami sudah rancang pada bulan Oktober, minggu ketiga kami akan bisa roll out. Saya berharap pada waktu Presiden (Prabowo Subianto) roll out bulan Oktober hampir tidak ada masalah yang serius,” kata Luhut.

NOW ON AIR SSFM 100

