Irjen Pol Setyo Wasisto Kadivhumas Polri mengatakan Satgas Politik Uang untuk mencegah terjadinya politik uang pada tahapan-tahapan Pilkada Serentak 2018 telah terbentuk.
“Sudah dibentuk,” kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/1/2018) yang menyatakan bahwa satgas mulai resmi bekerja pada Rabu (10/1/2018) pukul 24.00 WIB.
Malam ini merupakan batas akhir pendaftaran bagi bakal pasangan calon peserta Pilkada 2018.
Menurut Setyo, Satgas Politik Uang ini diharapkan dapat mencapai keberhasilan seperti Satgas Pangan yang telah lebih dulu dibentuk.
Sementara Kombes Pol Martinus Sitompul Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri menjelaskan alokasi anggaran untuk membentuk satgas tersebut berasal dari dana dukungan operasional dan dana kontijensi di beberapa satuan kerja Polri.
Satgas ini akan mengawasi empat tahapan Pilkada yakni tahap pencalonan, tahap pemilihan, tahap penetapan calon dan tahap pengajuan keberatan di Mahkamah Konstitusi.
“Untuk mengawasi apakah ada praktek money politik,” katanya seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan bahwa satgas ini diketuai oleh Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Kepala Bareskrim Polri di tingkat pusat. Sementara di tingkat daerah, satgas ini juga dibentuk di polda dan polres-polres.
Satgas Politik Uang yang idenya pertama kali dicetuskan oleh Jenderal Pol Tito Karnavian Kapolri ini juga mendapat dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. (ant/dwi)

NOW ON AIR SSFM 100

