Ekspor Jawa Timur di kuartal pertama tahun 2007 ini meningkat 37% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2006.
Hal itu disampaikan CIPTO BUDIONO Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur pada RULLY ANWAR reporter Suara Surabaya, Jumat (06/04). Menurutnya transportasi di kawasan Porong yang terkena dampak lumpur Lapindo tidak mengakibatkan aktivitas ekspor-impor Jatim.
CIPTO BUDIONO menjelaskan, musibah lumpur sudah sama-sama bisa disiasati oleh eksportir. Bahkan bila mengutip data ekspor 2006, peningkatan ekspor sudah signifikan meskipun lumpur sudah mengganggu sarana transportasi di kawasan Porong.
Pada tahun 2006 nilai ekspor Jatim tembus diangka 8,6 milyar Dollar Amerika atau naik sekotar 21% dibanding tahun 2005 sebelum ada musibah lumpur, dimana waktu itu ekspor Jatim hanya 7,6 milyar Dollar Amerika.{clip*1}
CIPTO BUDIONO mengatakan, meski data statistik ekspor Jatim meningkat beban ekspor juga perlu dicarikan solusi. Sebab akibat luapan lumpur Lapindo eksportir juga menanggung beban hingga Rp 250 ribu per kontainernya.
NOW ON AIR SSFM 100

