Senin, 19 Oktober 2026
Meski Biaya Disposal 0,1%

Industri Enggan Gunakan Jasa Pengolah Limbah

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Masih rendahnya penggunaan pusat pengolahan limbah terpadu oleh masyarakat industri dipicu karena lemahnya penegakan hukum, pressure masyarakat dan pembeli. Sedangkan dari sisi biaya, sebenarnya data di Asia secara umum biaya disposal hanya 0,1% dari biaya produksi.

Ini disampaikan MACHMUD BADRES Direktur PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) –perusahaan manajemen limbah di Indonesia—pada suarasurabaya.net, Rabu (28/03), di sela program pelatihan peningkatan kesadaran atas pentingnya pelaksanaan manajemen limbah B3 di Hotel Tunjungan.

Masih rendahnya penggunaan pusat pengolahan limbah terpadu oleh masyarakat industri di Cileungsi Bogor, kata MACHMUD, terlihat dari luasan lahan yang terpakai. Penggunaan lahan seluas 50 hektar hingga saat ini baru termanfaakan 20% saja atau under utilize. Berikut penjelasan MACHMUD, {clip*1}.

Selama 14 tahun beroperasi, jumlah pelanggan PPLI kurang dari 1000 pelanggan. Ini artinyadalam satu tahun kurang dari 100 pelanggan. Dari 1000 pelanggan, 95% berasal dari Jawa Barat dan DKI Jakarta sedangkan 5% dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Batam dan Kalimantan.

Di Jawa Timur sendiri, jumlah pelanggan yang aktif sekitar 20 meski jumlah perusahaan yang berpotensi menghasilkan limbah lebih dari itu. Biasanya pelanggan ada juga yang menggunakan jasa tidak secara reguler.

MACHMUD mengatakan program pelatihan rutin dilakukan dan bagian komitmen dari PPLI. Program mengedepankan isu pentingnya penegakan hukum terhadap manajemen limbah, memberikan informasi terbaru tentang teknologi manajemen pembuangan limbah berbahaya dan membahas kasus-kasus pembuangan limbah ilegal yang terjadi di Indonesia seperti kasus 114 drum methylene chloride di Februari 2007 dan kasus Dong Woo.

Ke depan, PPLI juga akan membangun fasilitas penampungan sementara (depot) di Surabaya untuk mengumpulkan limbah dari pelanggan yang ada di Jawa Timur. Fasilitas ini akan memaksimalkan sistem transportasi dan efisiensi biaya layanan PPLI.

Teks foto :
– MACHMUD BADRES (kanan) saat memaparkan program PPLI
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Senin, 19 Oktober 2026
Kurs