Minggu, 18 Oktober 2026

Inflasi April Tidak Pengaruhi Kenaikan Migor

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Laju inflasi Jawa Timur pada April lalu tidak terpengaruh kenaikan harga minyak goreng (migor) yang terjadi awal bulan lalu. Pasalnya, komoditi ini bukan yang utama, yang mampu menyumbang komponen inflasi.

DJOKO SANTOSO Kepala Bidang Statistik Distribusi Biro Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Sabtu (05/05), mengatakan komoditi migor memiliki substitusi atau alternatif lain, seperti margarine. Artinya, bukan sebagai share utama penyumbang laju inflasi.

“Kenaikan harga ini, tidak dimulai pada awal April, tapi mulai terasa sejak awal tahun lalu. Tapi, meski bergerak naik, pergerakannya tidak mempengaruhi reaksi konsumen,”tukasnya

Selain ada barang subtitusinya, minyak goreng merupakan kebutuhan konsumsi yang bisa ditunda serta merupakan kategori barang yang tahan lama. Kenaikan harga minyak goreng, kata DJOKO, tidak serta merta akan turun akibat operasi pasar yang dilakukan pemerintah.

Kemungkinan kalau harga minyak goreng tidak kembali normal, menurut DJOKO, bisa jadi komoditi ini, akan termasuk lima besar penyumbang inflasi pada Mei 2007.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan beberapa waktu lalu melakukan operasi pasar (OP) terkait kenaikan minyak goreng. OP dilakukan bersama koordinasi pabrikan minyak goreng PT Smart Tbk. Jumlahnya mencapai 50 hingga 100 ton per hari. OP dilakukan hingga batas normal, sebesar Rp 7100 hingga Rp 7200 per kg.

DJOKO menambahkan inflasi April mencapai 0,35% lebih tinggi dibandingkan nasional, yang mengalami defisit 0,16%. Secara year on year inflasi Jatim mencapai 5,67%.

Faktor pendorong inflasi antara lain kenaikan daging ayam ras, akibat permintaan meningkat, seiring dengan meredupnya isu flu burung. Selain itu juga telur ayam ras dan sayur-mayur. Sedangkan, faktor utama penghambat inflasi yaitu turunnya harga beras, seiring dengan meluasnya panen, dan gencarnya OP beras.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
28o
Kurs