Tingkat konsumsi terigu masyarakat Indonesia lebih rendah dibanding negara lain di Asia.
ARIYAWAN PRABAWA Vice President Commercial PT Indofood Sukses Makmur pada TEGUH reporter Suara Surabaya, Selasa (22/05) mengatakan, kalau dibanding Malaysia konsumsi terigu masyarakat Indonesia masih separuhnya.
Di Indonesia, kata ARIYAWAN konsumsi terigu perkapita per tahun hanya sekitar 14-15 kilogram, sementara di Malaysia sudah mencapai 30-40 kilogram perkapita per tahun.
Kondisi ini membuka peluang bagi para pengusaha terigu untuk bersaing merebut pasar yang masih sangat luas.{clip*1}
Menurut ARYAWAN rendahnya tingkat konsumsi masyarakat pada makanan berbahan dasar terigu, juga karena faktor budaya masyarakat yang menjadikan beras sebagai bahan makan utama.
ARIYAWAN mengatakan untuk mendongkrak tingkat konsumsi terigu di masyarakat, perusahaannya terus melakukan sosialisasi tentang kandungan gizi dan protein yang didapat kalau masyarakat mengkonsumsi terigu.
Sementara untuk persaingan pasar terigu di luar negeri Indonesia juga masih kalah dibanding negara lain, ujarnya.
Khusus di Indonesia terigu impor yang masuk hanya sekitar 15 persen dari total terigu di pasar Indonesia, kata ARIYAWAN PRABAWA Vice President Commercial PT Indofood Sukses Makmur.
NOW ON AIR SSFM 100

