Senin, 19 Oktober 2026
Sesuaikan <I>Market Size</I>

LG Mobile Fokus Penjualan Ponsel Murah

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

LG Mobile Communications Indonesia (LGMCI) semakin fokus pada produk-produk mobile phone dengan harga terjangkau atau di kisaran Rp 500 ribu. Ini disesuaikan dengan market mize ponsel di Indonesia dimana sampai saat ini sekitar 70% didominasi ponsel dengan harga dibawah Rp 2 juta, 48%-49% dibawah Rp 1 juta.

ANDRE TANUDJAJA General Manager LGMCI di sela pembukaan LG Mobile Showroom & Service Center pertama di WTC Surabaya, Kamis (15/03), mengatakan, Indonesia memang marketnya cenderung middle low. Ini seiring dengan income masyarakat.

Di sisi lain, komunikasi merupakan sesuatu yang baik. Dengan banyaknya produk ponsel dengan harga terjangkau diharapkan makin banyak masyarakat yang bisa menggunakan sekaligus menikmati komunikasi tersebut.

Meski demikian, LGMCI, menurut ANDRE, juga menyediakan ponsel high end dengan harga di atas Rp 3 juta lebih. Karena market size ini ternyata juga cukup besar peluangnya. Ini menunjukkan di Indonesia masih ada orang-orang membutuhkan produk-produk yang lebih ke arah teknologis. Berikut penjelasan ANDRE, {clip*1}.

ANDRE mencontohkan produk Chocolate yang diluncurkan tahun lalu mampu membangun imej LG Mobile Phone dan mendapat respon pasar, Bahkan LGMCI menyediakan seri Chocolate famili mulai CDMA, 3G, Platinum hingga Gold.

Produk baru yang disiapkan untuk Juli 2007 dan ditujukan meningkatkan imej LGMCI, ungkap ANDRE, produk Shine dengan harga di atas Rp 2 juta. Sementara produk untuk middle low yang memberikan kontribusi penjualan cukup besar, yakni KG110, KG200 dan KG300.

LGMCI, menurut ANDRE, saat ini masuk dalam posisi lima besar pemegang pangsa pasar ponsel di Indonesia. Diharapkan dengan membuka LG Mobile Showroom & Service Center di WTC, bisa menambah kepercayaan konsumen terhadap produk LG.

“Di showroom, berbagai produk inovatif LG bisa dilihat konsumen dan dicoba konsumen sebelum membeli produknya. Sekaligus di sini berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengetahuan soal ponsel LG Mobile,”ujarnya.

Pemilihan lokasi untuk Showroom & Service Center, kata ANDRE, disesuaikan dengan market size yang ada. Misalnya, Surabaya market size 12% dari total market size di Indonesia. Tahun ini diperkirakan market size mencapai 14 juta hingga 15 juta unit ponsel.

Dari 12% market size di Surabaya, penjualan LG Mobile sebesar 18%. Sedangkan Bandung yang sudah lebih dulu memiliki showroom & service center LG Mobile market size 9%-10%. Setelah dibuka showroom khusus ponsel di Surabaya, menyusul Semarang dan Yogyakarta.

“Tahun ini LG Mobile terus fokuskan ke 8 kota yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang,Yogyakarta, Denpasar, Makassar dan Medan,”pungkasnya.

Teks foto :
– LEE SEUNG CHUL General Manager LGEIN (kiri), IWAN SUTANTO BM LGEIN Jatim dan ANDRE TANUDJAJA GM LGMCI (kanan)
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs