Pemkot Surabaya membangun pasar tradisional tanpa mengganggu APBD. Bahkan dengan pembangunan pasar tersebut, Pemkot Surabaya bisa menarik investasi senilai Rp 810 milyar.
Drs.BAMBANG DH Walikota Surabaya pada suarasurabaya.net, Selasa (16/01), mengatakan, sampai saat ini sudah baru dua pasar tradisional besar yang berhasil dibangun kembali oleh PD Pasar Surya. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya Pemerintah Daerah bisa bermitra dengan investor lokal maupun nasional.
Menurut BAMBANG, dengan membangun kembali pasar tradisional ke bentuk bangunan yang modern dengan suasana nyaman dan aman, pedagang dan masyarakat sama-sama diuntungkan. Pedagang pasar tradisional yang lama, juga tidak terbebani biaya pembangunan yang besar.
Ini, tegas BAMBANG, bisa dibandingkan dengan pembangunan pasar tradisional di kota-kota lain di Indonesia. Di Banjarmasin, luas stan berkisar Rp 15 juta/m2, di Bandung Rp 13 juta/m2 dan di Jakarta lebih mahal lagi. Sementara di Surabaya, di kisaran Rp 4 juta hingga Rp 5 juta/m2.
Untuk melengkapi keberhasilan membangun pasar tradisional tanpa mengganggu APBD Surabaya, Walikota Surabaya juga mendesak Menteri Perdagangan untuk mempengaruhi kebijakan fiskal dan moneter pusat agar bank-bank umum nasional berani membantu pedagang kecil di pasar tradisional.
“Selama ini sudah ada Bank Bumi Putera, Bank Danamon, BPR Surya, Bank Jatim yang memberikan kredit pada pedagang pasar. Direncanakan Bank Niaga juga akan masuk. Diharapkan bank-bank lainnya menyusul dengan tingkat suku bunga ditekan sekecil mungkin serta persyaratan dipermudah,”papar Walikota.
Persoalan lainnya yang sampai saat ini mengganggu keberadaan pedagang pasar tradisional, kata BAMBANG, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di luar pasar tradisional. Untuk itu, pihaknya meminta aparat keamanan menertibkan PKL. Berikut penjelasan Walikota Surabaya, {clip*1}.
PD Pasar Surya juga memberikan tawaran bagi PKL untuk masuk ke pasar tradisional yang sudah direvitalisasi. Sayangnya, PKL lebih suka memilih berdagang di tepi jalan mencegat masyarakat yang akan masuk ke dalam pasar tradisional.
Teks foto :
– Walikota Surabaya (kiri), A.GANIS Dirut PD Pasar Surya (tengah) dan MARI ELKA P Menteri Perdagangan (kanan) saat meninjau stan-stan Pasar Tambah Rejo
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

