Menyambut datangnya tahun baru Imlek 2558 pada 18 Pebruari 2007 mendatang, JW Marriott Hotel Surabaya bakal menyajikan sajian khusus yang hanya ada serta hadir saat Imlek saja. Nian Gao.
Nian Gao atau kue keranjang merupakan penganan yang terbuat dari beras ketan dan gula, dapat di tambahkan gula merah, tetapi banyak yang lebih memilih gula putih untuk mempertahankan warna asli dari beras ketan khusus serta hanya disajikan pada perayaan Tahun Baru Imlek di kalangan masyarakat Tiong Hoa.
Cara pengolahan yang mudah, membuat penganan ini disukai. “Hanya dengan dikukus serta ditambahkan dengan kelapa parut atau dilapisi telur dan digoreng,” terang WIEKE TRISNANDHINI Marketing Communications Manager JW Marriott Hotel Surabaya, Senin (29/01).
Nian Gao ditambahkan WIEKE, sebagai perlambang untuk memperat hubungan antar keluarga, teman dan kolega. Perlambang itu diwakili dengan beras ketan. “Dan biasanya Nian Gao disajikan dalam makan malam bersama seluruh keluarga, teman serta relasi saat malam tahun baru Imlek,” sambung WIEKE TRISNANDHINI pada suarasurabaya.net.
Acara yang masih beberapa pekan itu, rencananya digelar di Tang Palace-Chinese Restaurant, JW Marriott Hotel Surabaya mulai akhir bulan Januari sampai 18 Pebruari 2007. Uniknya, Nian Gao yang disajikan tim dari JW Marriott Hotel Surabaya ini, dalam bentuk Ikan.
“Karena Ikan diyakini dalam tradisi masyarakat Tionghoa sebagai perlambang rejeki yang berlimpah. Untuk sebuah Ikan besar dan 2 buah ikan ukuran sedang disajikan dalam keranjang rotan, sesuai untuk antaran kami tawarkan dengan harga Rp 168.000, belum termasuk pajak. Kami tunggu,” pungkas WIEKE TRISNANDHINI.
Teks foto:
-Nian Gao atau kue keranjang dalam bentuk ikan bakal dihadirkan JW Marriott Hotel Surabaya.
Foto: Istimewa
NOW ON AIR SSFM 100

