Notebook Fujitsu yang terkenal dengan produk mahal dari Jepang, sejak 2006 lalu mulai memasuki pasar entry level. Meski demikian, harga yang ditawarkan masih lebih tinggi dibanding brand lainnya.
SANDY TEJALAKSANA Branch Manager Fujitsu Notebook wilayah Indonesia Timur pada suarasurabaya.net, Selasa (13/02), mengatakan, produk notebook asal Jepang memang memasarkan produk dengan beragam harga. Termasuk harga Rp 10 juta yang bisa dijangkau segmen menengah.
Menurut SANDY, konsumen Fujitsu sangat segmented. Mereka suka mobile dan Fujitsu menyediakan sesuai kebutuhan mereka. Ini terlihat dari produk yang dipasarkan dimana setiap tipe memiliki model yang berbeda dan unik. Berikut penjelasan SANDY, {clip*1}.
Berat produk notebook Fujitsu, kata SANDY, juga lebih ringan dibanding brand lainnya. Misalnya, notebook dengan layar 14 inch, brand lain bisa 2,5 kg sampai 3 kg, Fujitsu bisa menyediakan dengan berat hanya 1,8 kg atau 1,9 kg sehingga ringan dibawa kemana-mana.
Hingga saat ini, notebook Fujitsu yang ada di pasaran tinggal 7 sampai 8 tipe. Ini dipicu dengan permintaan pasar yang banyak. Tingkat penjualan Fujitsu selama 2006, ungkap SANDY, meningkat 300% dibanding 2005. Tahun 2007, ditargetkan penjualan naik 600% dibanding 2005.
Dari sisi penjualan, notebook Fujitsu menempati urutan kelima. Tipe notebook yang paling diminati konsumen, menurut SANDY, tipe P1610 dan P7120 (PC Tablet) dan tipe 10,6 inch. Range harga notebook Fujitsu mulai Rp 10 juta sampai US$3750 dan konsumen bisa memilih produk sesuai kemampuan daya beli.
Kontribusi penjualan notebook Fujitsu Indonesia Timur terhadap nasional, kata SANDY, sebesar 25%. Ini disebabkan banyak kota di wilayah Indonesia Timur, yang belum berkembang kecuali Makassar. Fokus penjualan masih berada di Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta dan Makassar.
Di tahun 2007, SANDY mengatakan, Fujitsu meluncurkan produk baru tipe P7230. Ini merupakan produk notebook Fujitsu pertama yang dilengkapi Webcam. Fitur-fiturnya berbeda dengan upgrade chip set, hemat listrik dan memori sampai 1 Giga.
Guna mendukung penjualan notebook, tambah SANDY, Fujitsu memiliki 2 service center yakni di Jakarta dan Surabaya. Di service center melayani beragam kerusakan hardware namun sangat minim.
“Ini karena memang produk yang dijual cukup bagus sehingga jarang konsumen mengalami kerusakan hardware. Lebih banyak kerusakan software karena bisa saja instalnya tidak benar,”pungkasnya.
Teks foto :
1. Notebook Fujitsu tipe P7230 dengan fasilitas webcam
2. PC Tablet Fujitsu bentuk kecil dan beratnya kurang dari 2 kg banyak diminati konsumen yang mobile
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

