Senin, 19 Oktober 2026
Subsidi Rp 33 Trilyun

PLN Targetkan Laba Rp 3 Trilyun

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

PT PLN (Persero) menargetkan laba tahun 2007 sebesar Rp 3 trilyun. Tahun 2006, hasilnya masih diaudit dan baru selesai Mei 2007.

Ir.EDDIE WIDIONO Dirut PLN pada suarasurabaya.net, Rabu (14/02), mengatakan, meski hasil audit belum selesai namun pihaknya memperkirakan tahun 2006 kemarin PLN masih merugi.

Dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan, PLN mengajukan subsidi sebesar Rp 33 trilyun. Dengan subsidi tersebut dan tanpa kenaikan tarif bisa menyebabkan PLN meraih laba Rp 3 trilyun.

Subsidi, kata EDDI, dihitung berdasarkan berapa tarif yang berlaku, biaya produksi PLN dan berapa tingkat laba yang hanya dipatok 5%. Subsidi tahun lalu, belum seluruhnya terserap karena PLN hanya dibayar subsidi 60% dan diakhir periode diaudit BPK. Kemudian sisanya layak diberikan atau tidak.

Meskipun merugi, menurut EDDI, PLN tetap melayani. Tahun ini, PLN tidak menambah banyak pembangkit listrik. Dalam kurun waktu 2009-2010, kapasitas listrik diperoleh dari proyek 10 ribu megawatt dengan investasi US$ 8 milyar.

Begitu proyek 10 ribu megawatt terealisasi, perusahaan listrik swasta juga masuk. Saat ini kapasitas yang akan digandakan PLN dalam 10 tahun mendatang sebesar 26 ribu megawatt. Bisa dikatakan, kapasitas yang disediakan ini pas-pasan jika dibandingkan kebutuhan yang ada. Berikut penjelasan EDDI, {clip*1}.

EDDI menambahkan sejak Januari 2007 lalu, PLN sudah melakukan 16 kontrak dengan perusahaan asing dan dalam negeri untuk proyek kelistrikan. Februari ini ada 10 kontrak baru dan Maret bertambah 17 kontrak.

Teks foto :
– Ir.EDDI WIDIONO (kedua dari kiri) mendampingi SAID DIDU Sekretaris Menteri Negara BUMN usai pencanangan “Tahun 2007, Pintu Gerbang Menuju Ketahanan Nasional Bidang Energi Listrik
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
30o
Kurs