Minggu, 18 Oktober 2026
Jika Satukan Bank Umum

Pangsa Bank Syariah Lebih Besar

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Bank umum milik pemerintah seharusnya bisa disatukan jadi bank syariah, mengingat penduduk Indonesia mayoritas muslim. Dengan demikian pangsa bank syariah menjadi lebih besar. Hal ini diungkapkan Dr.ARIE M MOORDUTO dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).

Tapi untuk melakukan hal tersebut, kata ARIE pada suarasurabaya.net, Kamis (10/05), perlu ada political will, political commitment, political courage dari pemerintah. Gubernur Bank Indonesia sendiri sudah mulai pencanangan pengembangan market share bank syariah dari 2% menjadi 5% di akhir 2008.

Apa yang dilakukan Bank Indonesia, menurut ARIE, suatu loncatan luar biasa. Dan untuk mewujudkan target tersebut, seluruh stake holders yang terlibat dalam industri perbankan syariah harus ikut berpartisipasi. Harus ada extraordinary effort.

LPPI sendiri, kata ARIE, telah menyiapkan pengembangan SDM melalui pendidikan yang terkait tugas dan karirnya. LPPI menyediakan integrated training program sehingga top manajemen sampai policy maker mampu mengoperasikan bank syariah.

Selain itu, LPPI menyediakan jasa konsultansi bagi bank yang mau mengembangkan unit syariah atau lembaga yang mau mendirikan bank syariah. LPPI juga melakukan program sosialisasi pada masyarakat dan stakeholders supaya memiliki persepsi yang sama tentang perbankan syariah.

Berdasarkan angka statistik, pemahaman mayoritas penduduk muslim tentang bank syariah dan produknya masih rendah. Misalnya, di propinsi Jawa Barat jumlah penduduk muslimnya 98%. Namun yang mengetahui bunga bank haram 62% dan paham dengan produk serta manfaat bank syariah hanya 6%.

Jawa Timur penduduk muslim 97%, yang tahu bunga haram cuma 31% dan produk dan jasa bank syariah baru 10%. Jawa Tengah dan DKI penduduk muslim 96%, yang tahu bunga haram 48% dan paham produk dan manfaat bank syariah 16%.

“Berdasarkan angka statistik tersebut, perlu ada sosialiasi dan sistemik supaya masyarakat paham. Meski pemahaman masyarakat masih rendah, tapi kinerja bank syariah luar biasa. Ini terbukti saat krisis, bank umum collapse sementara bank syariah yang belum punya habitat, tetap survive. Ini sekaligus menunjukan bahwa bank syariah bisa menunjang stabilitas ekonomi nasional karena sistem bank syariah lebih ke sektor riil,”pungkasnya.

Teks foto :
– Seminar perbankan syariah yang digelar CIEBERD Universitas Airlangga
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
29o
Kurs