Pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM meski harga minyak dunia terus melejit. Pemerintah mengantisipasinya melalui beberapa kebijakan tanpa harus menaikkan harga BBM.
SUSILO BAMBANG YUDHOYONO Presiden RI pada JOSE reporter Suara Surabaya di Jakarta, Jumat (23/11), mengatakan, masih ada cara lain yang akan dilakukan pemerintah. Diantaranya, menghemat anggaran dengan pemperketat belanja negara untuk hal-hal yang tidak begitu penting. “Jangan boros,” kata Presiden berulang-ulang.
Menurut Presiden, beban negara akibat naiknya minyak dunia yang mendekati US$ 100 per barrel masih di-cover dengan meningkatnya penerimaan dari hasil ekspor minyak. Untuk itu, tidak ada alasan menghentikan program pembangunan kesejahteraan rakyat akibat melejitnya harga minyak dunia. Berikut penjelasan Presiden RI, {clip*1}.
Sementara itu, SRI MULYANI Menteri Keuangan memastikan APBN sampai saat ini cukup aman. Tidak terpengaruh dengan naiknya harga minyak dunia yang hari ini mencapai US$ 96 per barrel, mendekati angka US$ 100 per barrel. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

