Pemkot Malang menolak jadwal pelaksanaan uji coba konversi minyak tanah ke gas elpiji bulan depan.
SUGIANTORO Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang mengatakan, jadwal uji coba konversi bulan depan masih terlalu dini. Karena sampai saat ini berbagai persiapan konversi belum matang.
Dilaporkan ATIKA Reporter Radio Citra Protiga Malang pada Jaring Radio Suara Surabaya, Jumat(03/08), menurut SUGIANTORO satu diantara ketidaksiapan itu karena penyediaan kompor dan tabung gas elpiji.
SUGIANTORO khawatir jika konversi dilakukan bulan depan, justru akan menimbulkan konflik baru di masyarakat. Karena jumlah kompor tidak sebanding dengan jumlah keluarga yang berhak menerimanya.
SUGIANTORO meminta agar Pertamina menunda pelaksanaan konversi hingga diperoleh kepastian jumlah keluarga penerima dan jumlah tabung penerima kompor yang tersedia.
SUGIANTORO mengatakan hal itu membutuhkan persiapan sosialisasi secara matang. SUGIANTORO khawatir pengurangan jumlah pasokan minyak tanah justru malah memicu konflik dan kepanikan masyarakat.
SUGIANTORO lebih baik pelaksanaan konversi mundur, karena saat ini belum ada surat perintah Pemerintah Propinsi maupun dari Pemerintah Pusat.(tys)
NOW ON AIR SSFM 100

