Senin, 19 Oktober 2026
Kerugian 424 M Belum Dibayar Lapindo

Pengusaha Korban Lumpur Mengadu ke Dewan

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Puluhan pengusaha korban lumpur mengadu ke DPRD Jatim, karena merasa belum jelas dengan nasib perusahaannya, pasca tenggelam lumpur.

Dilaporkan TEGUH reporter Suara Surabaya, para pengusaha itu yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Korban Luapan Lumpur (GPKLL) ke DPRD Jatim di Jl. Indrapura Surabaya, Senin (16/04).

DJOKO ABANDI SAPTO Ketua GPKLL mengatakan, kedatangan para pengusaha itu hanya ingin menyampaikan aspirasi yang sudah 10 bulan tidak ditanggapi Lapindo Brantas Incorporated.

GPKLL kata DJOKO ingin mengajukan klaim kerugian mereka, khususnya 23 perusahaan di Porong.{clip*1}

Menurut DJOKO, diharapkan dengan upaya yang dilakukan, klaim pada Lapindo bisa segera dicairkan dan dibayarkan pada para pengusaha.

Untuk total klaim kerugian yang diajukan 23 pengusaha itu kata DJOKO sebesar Rp 424 milyar.

Sementara AHMAD SUFIYAJI Ketua Komisi B DPRD Jatim mengatakan, dewan sangat mendukung upaya para pengusaha. Upaya itu harus dilakukan karena Lapindo selama ini selalu menghindar dengan tuntutan yang diajukan para pengusaha.{clip*2}

AHMAD SUFIYAJI menjelaskan, dalam waktu dekat komisinya akan mempertemukan para pengusaha dengan Lapindo Brantas Incorporated. Diharapkan dengan pertemuan itu para pengusaha akan mendapat kejelasan nasib mereka.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
26o
Kurs