Meski 2,5 km persegi wilayah Sidoarjo terdampak lumpur Lapindo, tapi prospek properti di Sidoarjo masih bagus. Ini terbukti dengan cukup tingginya minat investor, kata TOTOK LUCIDO Wakil Ketua DPD REI Jatim di Suara Surabaya, Kamis (01/11).
Menurut TOTOK, bahkan 60 persen investasi properti di Jatim ada di Sidoarjo. Sekarang ini beberapa pengembang di Sidoarjo sudah komitment melanjutkan dengan MoU baru untuk memberikan fasilitas KPR. Pemerintah sendiri akan menjamin asuransi khusus fasilitas terdampak lumpur.
Senada dengan pernyataan REI Jatim dan Sidoarjo, WIN HENDRARSO Bupati Sidoarjo mengatakan, tidak benar kalau prospek properti Sidoarjo hancur, gara-gara terdampak Lumpur Lapindo.
Memang diakui WIN HENDRARSO, ada wilayah tertentu yang harus dihindari seperti Siring dan Jatirejo. Tapi bukan berarti Sidoarjo di-black list untuk pemasaran properti. Bahkan dari Bank Indonesia Cabang Surabaya pernah menegaskan “Jangan sampai ada black list wilayah Sidoarjo”.
Kata WIN, untuk bisa meningkatkan prospek properti di Sidoarjo dibutuhkan kerjasama semua pihak, memberikan kemudahan terhadap perpajakan fiskal dan perbankan.(gk/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

