Ketatnya persaingan bisnis perhotelan di Bali, mendorong PT Sahid International Hotel Management & Consultant (SHIHMC) terus ekspansi. Bentuknya, merenovasi total Hotel Sahid Raya Bali yang berada di Kuta menjadi kawasan superblok dan masuk mega proyek.
Hal tersebut disampaikan SUKAMDANI S GITOSARDJONO owner SHIHMC di sela peringatan HUT ke-17 Hotel Sahid Surabaya, Jumat (09/11).
Pada suarasurabaya.net, SUKAMDANI menjelaskan, saat ini di kawasan Kuta banyak berdiri hotel-hotel baru. Sementara Hotel Sahid Raya Bali –hotel bintang 4— dari dulu sampai sekarang, belum ada perubahan sama sekali.
“Kita putuskan hotel yang berdiri di atas lahan 5 hektar diubah total. Kita ganti dengan membangun mal, hotel baru dan apartemen. Kita akan undang investor luar untuk ikut menanamkan investasinya,”tukasnya.
Akhir tahun 2007 ini, hotel yang berokupansi lebih dari 60% akan ditutup. Setelah itu segera dilakukan persiapan kawasan superblok.
Pembangunan kawasan superblok di tepi Pantai Kuta, kata SUKAMDANI, bagian rencana dari kebangkitan kedua Sahid Group. Pada saat yang bersamaan di Hotel Sahid Surabaya akan ditingkatkan kelasnya ke bintang 4 dan membangun apartemen berlantai 40 di sebelah hotel. Ditargetkan pelaksanaan pembangunan apartemen di Surabaya tahun 2008 dan saat ini dalam proses pembangunan. (tin)
Teks foto :
– SUKAMDANI S GITOSARDJONO (kanan) didampingi MARTONO SAPUTRO (kiri) GM Hotel Sahid Surabaya
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

