Jumat, 12 Agustus 2022

Ekspor Kayu Jatim Lesu

Laporan oleh Dodi Pradipta
Bagikan
Ilustrasi. Foto:Dok. suarasurabaya.net

Kurang stabilnya pasar global membuat ekspor kayu dari Provinsi Jawa Timur lesu. Buktinya, hingga triwulan I 2016, Jawa Timur hanya memenuhi 5-10 persen dari target.

Adi Pradana Kepala Divisi Industri Kayu Perum Perhutani mengatakan, tantangan ekspor kayu Jawa Timur di tahun ini memang berat.

“Tantangan di tahun ini cukup berat. Kondisi Eropa dan Amerika lagi lesu,” kata dia kepada suarasurabaya.net, Selasa (29/3/2016) di Surabaya.

Di tahun ini, kata Adi, target penghasilan komersial dari produk kayu di Jawa Timur secara total adalah Rp2,5 Triliun.

Sementara itu, produk yang masih menjadi andalan Jawa Timur adalah kayu jati.

“Tetap kayu jati yang jadi andalan. Tapi sama saja, kayu jati digunakan untuk produk-produk ekspor. Sementara pembelian kayu lokal akibat pasar global yang kurang stabil,” kata Adi.

Perum Perhutani sendiri memenuhi kayu log untuk kebutuhan industri dalam negeri. Di luar itu, Perum Perhutani juga memenuhi produk furnitur dalam dan luar ruangan.

“80 persen kayu kami penggunaannya untuk industri swasta,” ujar dia.(dop/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Jumat, 12 Agustus 2022
26o
Kurs